
Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, para guru MAN Bengkayang mengunjungi salah satu rekan yakni Ibu Eni Sulistiowati, S.Pd.I yang sedang sakit. Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral serta mendoakan kesembuhan bagi guru yang tengah menjalani masa pemulihan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi rekan yang sedang berjuang melawan penyakitnya.
Kepala MAN, Ridwan, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kekeluargaan di lingkungan sekolah. “Kami adalah satu keluarga besar. Ketika ada salah satu dari kami yang sedang mengalami cobaan, sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil,” ujarnya. Selain memberikan semangat, para guru juga membawa bingkisan sebagai simbol perhatian dan doa untuk kesembuhan rekannya.
Guru yang dikunjungi tampak terharu dan berterima kasih atas kehadiran rekan-rekannya. Ia mengungkapkan bahwa dukungan dari teman sejawat sangat berarti baginya dalam proses pemulihan. “Saya sangat bersyukur memiliki rekan-rekan yang peduli dan selalu mendukung. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi saya untuk segera pulih,” katanya dengan penuh rasa haru.
Selain sebagai bentuk kepedulian, kunjungan ini juga mempererat hubungan antarguru di MAN. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong semakin tertanam dalam lingkungan kerja. Para guru yang hadir juga saling berbagi cerita dan menghibur rekan mereka agar tetap optimis dalam menghadapi masa pemulihan.
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi dalam lingkungan sekolah. Selain meningkatkan rasa empati, hal ini juga menunjukkan bahwa MAN tidak hanya menjadi tempat bekerja, tetapi juga rumah kedua yang penuh dengan kebersamaan dan kasih sayang. Semua pihak berharap agar rekan mereka segera pulih dan kembali mengabdi di dunia pendidikan seperti sedia kala.
