Ceramah Penuh Hikmah dan Tarawih Jamaah Warnai Kebersamaan Guru MAN Bengkayang di Musholla Nurul Ilmi

Suasana penuh hikmah menyelimuti Musholla Nurul Ilmi MAN Bengkayang saat para guru berkumpul dalam acara buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan sholat Tarawih berjamaah. Kegiatan ini diawali dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Fahmi yang mengangkat tema tentang pentingnya memperkuat ibadah di bulan Ramadan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Fahmi menekankan bahwa Ramadan adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan. “Jangan sampai kita hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi tidak mendapatkan manfaat spiritual dari Ramadan. Bulan ini adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, muhasabah diri, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan tentang keutamaan sholat Tarawih, yang merupakan ibadah sunnah dengan pahala yang luar biasa bagi mereka yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan.

Setelah ceramah, para guru melaksanakan sholat Isya dan Tarawih berjamaah dengan khusyuk di Musholla Nurul Ilmi. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh imam menambah kekhidmatan ibadah malam itu. Suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan membuat para jamaah merasakan ketenangan batin dan semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas ibadah mereka selama Ramadan.

Ustadz Fahmi juga mengajak seluruh guru untuk menjadikan sholat Tarawih sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur’an. “Sholat Tarawih bukan sekadar rutinitas, tetapi juga momen untuk merasakan kedekatan dengan Allah dan mempererat ukhuwah di antara kita. Semoga kebersamaan ini membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya.

Dengan adanya ceramah dan sholat Tarawih berjamaah di Musholla Nurul Ilmi, diharapkan para guru MAN Bengkayang semakin termotivasi untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah yang penuh keikhlasan. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam menjalankan ibadah mampu memperkuat tali silaturahmi dan membangun lingkungan madrasah yang lebih religius dan harmonis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *