
Bengkayang — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkayang, Ridwan, S.Pd.I, mengikuti kegiatan Zoom nasional yang membahas Program Penanaman Satu Juta Pohon Matoa pada Senin, 21 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Agama RI untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon khas Indonesia, yakni Matoa.
Dalam pertemuan daring tersebut, para kepala madrasah dari seluruh Indonesia mendapatkan arahan langsung dari pejabat Kementerian Agama mengenai pentingnya peran lembaga pendidikan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologi sejak dini di lingkungan satuan pendidikan.
Pak Ridwan menyambut baik program ini dan menyatakan bahwa MAN Bengkayang siap berkontribusi dalam upaya penghijauan tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah bukan hanya sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga tempat untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik.
MAN Bengkayang direncanakan akan menggelar penanaman pohon Matoa di lingkungan madrasah besok pada tanggal 22 April 2025 sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan Zoom ini. Selain melibatkan guru dan siswa, pihak madrasah juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait di daerah untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya.
Melalui partisipasi dalam program ini, MAN Bengkayang berharap dapat menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga aktif dalam mendukung program-program pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan.
