
Bengkayang (Kemenag Kalbar) – Dalam upaya menanamkan nilai kedisiplinan dan membangun karakter Islami, MAN Bengkayang melaksanakan program Pagi Simpati. Program ini mengajarkan siswa untuk hadir tepat waktu di pagi hari, kemudian langsung menuju musholla madrasah guna melaksanakan sholat dhuha dan tilawah Al-Qur’an sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Kepala MAN Bengkayang, Ridwan, menjelaskan bahwa Pagi Simpati menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam membiasakan siswa memadukan disiplin waktu dengan pembiasaan ibadah. “Kami ingin anak-anak terbiasa hadir tepat waktu, lalu memulai aktivitas belajar dengan doa, sholat, dan tilawah. Dengan begitu, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual,” ujarnya.
Program ini mendapat sambutan positif dari para guru maupun siswa. Para guru menilai kegiatan tersebut mampu menumbuhkan suasana religius di lingkungan madrasah. Sementara itu, siswa merasa lebih tenang, fokus, dan termotivasi untuk belajar setelah melaksanakan sholat dhuha dan membaca Al-Qur’an bersama-sama.
Selain sebagai bentuk pembinaan akhlak, Pagi Simpati juga menjadi langkah nyata MAN Bengkayang dalam mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Dengan keterlibatan aktif seluruh siswa, diharapkan program ini dapat membentuk kebiasaan baik yang melekat dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Melalui program Pagi Simpati, MAN Bengkayang terus berkomitmen untuk mencetak generasi madrasah yang disiplin, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu dan iman.
