
Bengkayang (Kemenag Kalbar) — Siswa MAN Bengkayang mulai mempersiapkan diri menghadapi ujian tahsin dan tahfidz Al-Qur’an yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Persiapan dilakukan melalui kegiatan murojaah, pembinaan bacaan Al-Qur’an, serta latihan hafalan yang dibimbing langsung oleh guru pembina dan pendamping tahfidz di lingkungan madrasah.
Sejak beberapa hari terakhir, suasana religius terlihat di berbagai sudut madrasah. Para siswa memanfaatkan waktu sebelum pembelajaran dimulai maupun saat istirahat untuk mengulang hafalan dan memperbaiki makharijul huruf serta tajwid bacaan Al-Qur’an. Kegiatan ini dilakukan secara rutin agar siswa lebih siap menghadapi ujian dengan hasil yang maksimal.
Kepala MAN Bengkayang, Ridwan, menyampaikan bahwa ujian tahsin dan tahfidz merupakan bagian penting dalam pembinaan karakter religius peserta didik di madrasah. Menurutnya, kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an harus terus ditingkatkan sebagai bekal spiritual siswa.
“Melalui ujian tahsin dan tahfidz ini, madrasah ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an. Persiapan yang dilakukan siswa hari ini menunjukkan semangat mereka dalam belajar dan memperbaiki bacaan,” ujarnya.
Guru pembina tahfidz juga terus memberikan motivasi kepada siswa agar menjaga konsistensi murojaah dan tidak mudah menyerah dalam menghafal. Selain itu, siswa diingatkan untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu belajar dengan baik menjelang pelaksanaan ujian.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh siswa MAN Bengkayang dapat mengikuti ujian tahsin dan tahfidz dengan lancar serta memperoleh hasil yang memuaskan.
