
Sanggau ledo_Bengkayang. Dalam rangka untuk meningkatkan potensi, kompetensi, dan kualitas siswa melalui pembekalan Computational thingking (CT), Direktur KSKK dan Direktorat jenderal Pendidikan Islam menyelenggarakan kegiatan webinar dengan tema Injeksi Computational thingking di Madrasah. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh Kanwil, Kantor Kementerian Kabupaten dan Satker Madrasah pada hari Senin (2/11).
Maka dari itu Kepala MAN Bengkayang Bapak Sunirman, S.Sos ikut serta kegiatan tersebut melalui zoom meeting dan live youtube IAIN Salatiga Channel tepat pukul 08.30 wiba sampai selesai di kantor Kepala MAN Bengkayang.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Fahrul Razi, beliau mengungkapkan bahwa sudah saatnya kita tidak boleh hanya menjadi penonton dan pemakai tekhnologi tapi juga pelaku tekhnologi. Oreintasi pendidikan harus diubah mindset nya, tidak hanya berorientasi pada formalitas saja seperti ijazah, gelar, piagam dan sejenisnya tapi juga harus benar-benar mampu mengukur keterampilan dan skill.
Kemudian Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan kementerian wajib meningkatkan siswa yang hebat bermatabat dalam dunia digital, menyiapkan anak-anak pemilik masa depan harus bisa memiliki zamannya dengan critical personal thinking.
Beliau juga menambahkan program ini menyiapkan siswa madrasah yang menguasai pola pikir seperti komputer dan menyiapkan guru dan siswa untuk berpikir HOTS.
Sunirman pun berharap semoga program pembekalan Computational thingking (CT) ini bisa diterapkan sehingga bisa membantu meningkatkan kemampuan para siswa untuk proses berfikir serta mengambil jalan keluarnya yg efektif, efisien dan optimal.
