Sanggau Ledo_Bengkayang. Dalam rangka meningkatkan motivasi peserta didik dalam proses belajar mengajar, perlu adanya inovasi dari guru sebagai tenaga pendidik. Oleh sebab itu, pendidik di MAN Bengkayang berusaha untuk membuat suasana belajar yang menyenangkan baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini perlu di perhatikan, terutama oleh guru sebagai tenaga pendidik.

Guru di MAN Bengkayang selalu menggunakan inovasi baru dalam pembelajaran di kelas. Salah satunya ialah mata pelajaran Sosiologi yang diampu oleh Muslimin, S. Pd. Rabu (25/1/2023) Muslimin S. Pd. (Guru Sosiologi) menggunakan metode menarik yang diterapkan di kelas Xi IPS berkaitan dengan materi pembelajarannya yaitu konflik. Muslimin S. Pd. (Guru Sosiologi) meminta peserta didik terjun langsung ke lapangan terkait materi tersebut. Peserta didik diminta mewawancarai warga MAN Bengkayang untuk menggali cerita konflik dari narasumber.

Menurut Pak Muslimin (Guru Sosiologi) mempelajari konflik tidak selalu tentang konflik Internasional walaupun tema itu menarik untuk dijadikan contoh. Peserta didik di kelas XI IPS mewawancarai guru dan penjaga kantin tentang pengalamannya seputar konflik yang pernah dialami. Sehingga konflik dari kehidupan sehari-hari ini dapat dijadikan contoh sekaligus didiskusikan serta hasil wawancara dianalisis menggunakan berbagai teori konflik.

Pembelajaran menggunakan metode seperti ini mendapat respon positif dari peserta didik. Peserta didik mendapatkan ilmu pengetahuan berupa teori dan praktik langsung dengan cara interaksi terhadap masyarakat. Serta pengetahuan secara langsung tentang konflik berupa penyebab dan cara mengatasi yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari dari narasumber.
