
Sanggau Ledo_Bengkayang. Selasa (18/7/2023) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkayang menyelenggarakan sesi pengenalan tentang moderasi beragama: anti kekerasan dan akomodatif budaya kearifan lokal dalam Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) tahun 2023. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa baru tentang pentingnya toleransi, menghormati perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal di lingkungan madrasah.
Dalam sesi pengenalan moderasi beragama, Bapak Zaqi Rauf Setio Budi, menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan antaragama dan menghindari segala bentuk kekerasan dalam beragama. Beliau menekankan bahwa MAN Bengkayang sebagai lembaga pendidikan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi seluruh siswa dari berbagai latar belakang agama.
“Moderasi beragama adalah prinsip yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kami ingin menciptakan suasana yang inklusif di MAN Bengkayang, di mana setiap siswa merasa diterima, dihargai, dan dapat beribadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing,” ujar Bapak Zaqi.
Dalam konteks akomodasi budaya kearifan lokal, siswa baru diperkenalkan dengan nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat Bengkayang. Melalui kegiatan seperti pementasan seni dan ceramah, mereka memahami pentingnya menghargai tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai lokal yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Selain itu, pengenalan budaya kearifan lokal juga mencakup aspek lingkungan dan konservasi alam. Para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah dan keindahan alam di sekitarnya sebagai wujud cinta terhadap bumi dan alam semesta.
“Saya senang dengan pengenalan tentang moderasi beragama dan budaya kearifan lokal di MAN Bengkayang. Saya merasa bangga menjadi bagian dari komunitas yang menghargai perbedaan dan peduli terhadap lingkungan,” ungkap seorang siswa baru, Andi.
Dengan mengutamakan nilai-nilai moderasi beragama: anti kekerasan dan akomodatif budaya kearifan lokal dalam MATSAMA 2023, MAN Bengkayang berharap siswa-siswi dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki sikap saling menghargai, mencintai perdamaian, dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Semangat toleransi dan kearifan lokal ini diharapkan akan menjadi nilai yang terus ditanamkan dan dihayati oleh seluruh anggota komunitas madrasah dalam perjalanan belajar di MAN Bengkayang.
