
Sanggau Ledo_Bengkayang. Selasa (1/8/2023) – ANBK merupakan program pemerintah pengganti UNBK sebagai penilaian terhadap mutu madrasah, madrasah dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. ANBK bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik esensial sebuah madrasah yang efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter siswa. Dalam langkah persiapan menghadapi ANBK, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkayang melaksanakan Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan simulasi ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan dan kualitas pelaksanaan ANBK tahun ajaran ini.
Simulasi ANBK berlangsung di satu hari, dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI, proktor, dan teknisi. Dalam simulasi ini, siswa mengikuti tes seperti literasi dan numerik. Proktor dan teknisi berperan penting dalam mengawasi jalannya simulasi, memastikan proses berlangsung dengan adil dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Plh. Kepala MAN Bengkayang, Sunirman, mengungkapkan pentingnya simulasi ini sebagai sarana untuk mengevaluasi kemampuan siswa dan menemukan potensi kelemahan yang perlu diperbaiki. Salah satu siswa kelas XI, Malka Almufarid, menyatakan “simulasi ANBK membantu saya mengetahui dimana saya harus meningkatkan persiapan”, ujar Malka.
