
Sanggau Ledo_Bengkayang. Selasa (28/9/2023) – AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) adalah bentuk evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah dalam literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya. Asesmen ini sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Dalam langkah persiapan menghadapi AKMI, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkayang melaksanakan Simulasi AKMI. Kegiatan simulasi ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan dan kualitas pelaksanaan AKMI pada tahun tahun ajaran 2023/2024.
Simulasi AKMI berlangsung satu hari, dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI, proktor, teknisi, dan pengawas. Dalam simulasi ini, siswa mengikuti tes literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya. Proktor dan teknisi berperan penting dalam kelancaran simulasi, memastikan proses berlangsung dengan adil dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kepala MAN Bengkayang, Ibu Rif’ah, mengungkapkan pentingnya simulasi ini sebagai sarana untuk mengevaluasi kemampuan siswa dan menemukan potensi kelemahan yang perlu diperbaiki. Salah satu siswa kelas XI, Imrotul Fatmawati, menyatakan “simulasi AKMI membantu saya mengetahui dimana saya harus meningkatkan persiapan”, ujar Imrotul.
