
Sanggau Ledo_Bengkayang. Senin (18 November 2024) – Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alaamiin (P5RA) dengan tema “Suara Demokrasi” resmi dibuka pada hari pertama di Musholla Nurul Ilmi MAN Bengkayang. Acara yang diikuti oleh siswa-siswi ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Diharapkan melalui program ini, generasi muda dapat lebih memahami nilai-nilai demokrasi serta pentingnya partisipasi aktif dalam proses pembangunan negara.
Kegiatan yang digelar di Musholla Nurul Ilmi MAN Bengkayang diikuti siswa, fasiliator, dan koordinator P5RA. Dalam pembukaan, Zaqi Rauf Setio Budi selaku fasilitator, menyampaikan bahwa tema “Suara Demokrasi” sangat relevan dengan kondisi sosial politik saat ini. “Kita ingin agar generasi muda tidak hanya memahami hak mereka sebagai warga negara, tetapi juga tahu bagaimana menyuarakan pendapat secara bertanggung jawab,” ungkapnya.
Hari pertama pelaksanaan P5RA dimulai dengan seminar mengenai demokrasi, yang menghadirkan beberapa narasumber dari lingkungan MAN Bengkayang. Narasumber memaparkan berbagai aspek demokrasi, seperti hak suara, keterlibatan dalam pemilihan umum, serta bagaimana cara menyampaikan aspirasi dengan baik melalui media sosial dan forum-forum publik. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi ini, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para pembicara.
Selain seminar, kegiatan juga dilanjutkan dengan kegiatan mandiri yang membahas bagaimana cara berpartisipasi dalam pemilu dan pengambilan keputusan politik secara konstruktif. Dalam sesi ini, peserta diberikan simulasi mengenai proses pemilihan umum, termasuk cara memilih calon pemimpin yang tepat serta bagaimana mendiskusikan isu-isu politik secara objektif dan damai. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajarkan siswa pentingnya menjaga keberagaman pendapat dalam sebuah sistem demokrasi yang sehat.
Hari pertama P5RA di Bengkayang ini berakhir dengan diskusi kelompok yang membahas peran aktif generasi muda dalam demokrasi, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis. Plt Kepala MAN Bengkayang, Ridwan berharap kegiatan ini dapat menanamkan semangat demokrasi yang positif pada para peserta. “Melalui P5RA dengan tema ‘Suara Demokrasi’, kami ingin menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian dan keterampilan dalam berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi,” tuturnya. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan rangkaian acara berikutnya dalam beberapa hari mendatang.
