GURU MAN BENGKAYANG IKUTI PELATIHAN PTK BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Sanggau Ledo_Bengkayang. Selasa (26 November 2024) – Sebanyak 25 guru dari MAN Bengkayang mengikuti pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, pada Rabu (13/11). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi AI dalam pengembangan metode pembelajaran dan penelitian yang lebih efektif di lingkungan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan teknologi modern dalam proses belajar mengajar.

Pelatihan PTK berbasis AI ini menghadirkan narasumber dari pakar teknologi pendidikan yang memberikan pemaparan tentang berbagai tools berbasis AI yang dapat membantu guru dalam mengumpulkan data, menganalisis hasil belajar siswa, serta merancang pembelajaran yang lebih inovatif dan efisien. Selama pelatihan, para peserta diberikan panduan tentang bagaimana memanfaatkan aplikasi dan perangkat lunak berbasis AI untuk meningkatkan kualitas penelitian di kelas dan mengoptimalkan interaksi dengan siswa.

Plt Kepala MAN Bengkayang, Ridwan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi pengembangan kualitas pendidikan di madrasah. “Teknologi AI semakin berkembang pesat dan menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia pendidikan. Kami berharap para guru dapat mengimplementasikan hasil pelatihan ini untuk memperkaya metode pembelajaran yang ada di MAN Bengkayang, sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa,” ujarnya.

Salah satu peserta pelatihan, Ibu Widya Sari Dewi, seorang guru Sejarah di MAN Bengkayang, mengaku sangat antusias dengan materi yang diberikan dalam pelatihan ini. “Pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi kami tentang bagaimana memanfaatkan AI dalam penelitian kelas. Dengan AI, kami dapat menganalisis data dengan lebih cepat dan akurat, serta merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa,” tutur Ibu Widya. Ia berharap, pelatihan ini akan mendorong guru-guru lain untuk lebih terbuka terhadap teknologi dalam meningkatkan kualitas pengajaran.

Pelatihan ini diakhiri dengan sesi praktik langsung di mana peserta diminta untuk membuat rencana penelitian yang mengintegrasikan teknologi AI dalam proses pembelajaran mereka. Para peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengaplikasikan teknologi ini di kelas. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para guru MAN Bengkayang dapat lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *