
Musibah banjir yang melanda beberapa wilayah telah berdampak pada banyak keluarga, termasuk para siswa MAN yang mengalami kesulitan akibat bencana ini. Menyikapi kondisi tersebut, pihak sekolah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan kepada siswa-siswi yang terdampak. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban mereka agar tetap bisa beraktivitas dan belajar dengan baik.
Kepala MAN menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari donasi yang dikumpulkan oleh guru, siswa, serta pihak terkait lainnya. “Kami ingin memastikan bahwa para siswa yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, baik secara moral maupun materiil. Sekolah adalah rumah kedua mereka, dan kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok seperti sembako, perlengkapan sekolah, serta dana bantuan bagi keluarga yang mengalami kerugian besar. Para guru dan relawan turut serta dalam mendistribusikan bantuan, baik di sekolah maupun dengan mengunjungi langsung rumah-rumah siswa yang terdampak.
Para siswa penerima bantuan merasa sangat terbantu dan bersyukur atas kepedulian dari sekolah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Salah satu siswa yang terdampak, Revani, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dengan adanya dukungan dari sekolah, kami bisa tetap semangat untuk belajar dan tidak merasa sendirian menghadapi kesulitan ini,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan ini, MAN berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga sekolah. Pihak sekolah juga berencana untuk terus memantau kondisi siswa terdampak dan membuka donasi bagi siapa saja yang ingin turut serta membantu. Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa di tengah musibah, kebersamaan dan kepedulian dapat menjadi kekuatan untuk bangkit kembali.
