
Bengkayang – Dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat nasional, MAN Bengkayang menggelar kegiatan simulasi OBA pada Sabtu, 10 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di laboratorium komputer MAN Bengkayang dan diikuti oleh sejumlah siswa pilihan yang akan menjadi peserta seleksi OBA. Simulasi ini bertujuan untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam menghadapi kompetisi.
Simulasi dipandu langsung oleh Ibu Putri Ema Lizza, S.Pd, guru Bahasa Arab MAN Bengkayang yang juga menjadi pembimbing OBA. Beliau memberikan pengarahan teknis sekaligus motivasi kepada para peserta. “Simulasi ini penting untuk melatih pemahaman materi serta kesiapan mental siswa. OBA bukan hanya soal kemampuan bahasa, tapi juga kecepatan, ketelitian, dan kesiapan menghadapi tekanan waktu,” jelasnya.
Peserta simulasi diuji dengan soal-soal berbasis digital yang mengacu pada standar OBA, seperti tata bahasa (nahwu–sharaf), kosa kata, pemahaman teks Arab, dan kebudayaan Arab. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, dan siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan simulasi, meskipun suasana penuh tantangan.
Kepala MAN Bengkayang, Bapak Ridwan, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi terhadap semangat siswa dan dukungan para guru dalam kegiatan ini. “OBA adalah ajang yang sangat prestisius. Kami berharap melalui pembinaan dan simulasi seperti ini, siswa MAN Bengkayang mampu bersaing secara nasional dan membawa nama baik madrasah,” ujarnya.
Melalui kegiatan simulasi ini, MAN Bengkayang menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik umum, tetapi juga dalam penguasaan bahasa Arab sebagai salah satu kekayaan intelektual Islam. Semoga siswa-siswa yang dibimbing mampu meraih hasil terbaik di Olimpiade Bahasa Arab tahun ini.
