
Bengkayang (Kemenag Kalbar) – Siswa kelas XI MAN Bengkayang melaksanakan kegiatan simulasi bencana alam banjir sebagai bagian dari pembelajaran mata pelajaran Geografi pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang penanggulangan dan mitigasi bencana alam, khususnya banjir yang kerap terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok yang masing-masing memiliki peran berbeda, seperti tim penyelamat, tim logistik, dan tim medis. Mereka mempraktikkan langkah-langkah evakuasi, pertolongan pertama, serta pengelolaan tempat pengungsian secara sederhana. Guru Geografi bertindak sebagai pembimbing dan pengarah selama simulasi berlangsung.
Menurut guru pengampu mata pelajaran Geografi, kegiatan ini tidak hanya mengajarkan teori tentang bencana, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, kerja sama, dan kesiapsiagaan terhadap situasi darurat. “Kami ingin siswa memahami bahwa belajar geografi bukan hanya mengenal peta dan fenomena alam, tetapi juga melatih kepekaan dan kemampuan menghadapi realitas di lapangan,” ujarnya.
Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga, terutama tentang pentingnya kesiapan menghadapi bencana dan bagaimana menjaga keselamatan diri serta orang lain.
Melalui simulasi ini, diharapkan siswa MAN Bengkayang semakin sadar akan pentingnya pengetahuan kebencanaan dan mampu menerapkan nilai-nilai tanggap darurat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
