
Bengkayang (Kemenag Kalbar) – Dalam rangka memeriahkan kegiatan Class Meeting Tahun Pelajaran 2025/2026, MAN Bengkayang menggelar Lomba Kaligrafi Antar Kelas yang diikuti oleh perwakilan peserta didik dari setiap kelas. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini menjadi salah satu ajang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap seni kaligrafi Islam.
Sejak perlombaan dimulai, para peserta tampak antusias menuangkan kreativitas mereka di atas kanvas dengan berbagai gaya penulisan kaligrafi yang indah dan menarik. Setiap karya menampilkan perpaduan antara keindahan huruf Arab, komposisi warna, serta sentuhan artistik yang mencerminkan kemampuan dan imajinasi masing-masing peserta. Suasana perlombaan berlangsung tenang dan penuh konsentrasi, sementara para guru dan peserta didik lainnya memberikan dukungan kepada seluruh peserta.
Kepala MAN Bengkayang, Ridwan, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kreativitas yang ditunjukkan para peserta. Menurutnya, lomba kaligrafi bukan sekadar kompetisi seni, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta melestarikan budaya seni Islam di lingkungan madrasah.
“Kaligrafi merupakan salah satu warisan seni Islam yang memiliki nilai keindahan sekaligus mengandung pesan spiritual. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta didik dapat terus mengembangkan bakatnya, meningkatkan kreativitas, serta semakin mencintai nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam setiap goresan kaligrafi,” ujar Ridwan.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri berdasarkan beberapa aspek, di antaranya ketepatan penulisan huruf, kerapian, komposisi, kreativitas, serta keserasian warna. Seluruh peserta berusaha menampilkan karya terbaik mereka sehingga persaingan berlangsung sehat dan penuh semangat.
Melalui Lomba Kaligrafi Antar Kelas ini, MAN Bengkayang berharap mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa seni, karakter religius, serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti komitmen madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang seimbang antara prestasi, kreativitas, dan pembinaan karakter Islami.
