Ekskul KIR MAN Bengkayang Serahkan Buletin Perdana kepada Kepala Kantor Kemenag Bengkayang

Bengkayang (Kemenag Kalbar) — Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkayang menyerahkan buletin perdana kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang pada Senin, 26 Oktober 2026. Penyerahan ini dilaksanakan setelah Kepala Kantor Kemenag Bengkayang melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di MAN Bengkayang.

Buletin perdana tersebut menjadi salah satu bentuk karya literasi peserta didik yang dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler KIR. Penerbitan buletin ini merupakan upaya untuk mendorong kreativitas siswa dalam bidang penulisan, jurnalistik, dan penyebaran informasi, sekaligus menjadi wadah bagi peserta didik untuk menuangkan gagasan serta mendokumentasikan berbagai kegiatan madrasah.

Penyerahan buletin kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bengkayang juga menjadi momentum untuk memperkenalkan hasil karya siswa kepada pihak di luar madrasah. Kehadiran buletin ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan budaya literasi yang lebih aktif dan berkelanjutan di lingkungan MAN Bengkayang.

Kepala MAN Bengkayang, Ridwan, mendukung penerbitan buletin perdana tersebut sebagai bagian dari pengembangan potensi dan keterampilan peserta didik. Menurutnya, kegiatan KIR dapat melatih siswa berpikir kritis, menulis secara terstruktur, serta menyampaikan informasi dengan baik dan bertanggung jawab.

Melalui penerbitan buletin, siswa tidak hanya belajar menghasilkan karya tulis, tetapi juga mengembangkan kemampuan bekerja sama, melakukan penyuntingan, dan menyajikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca.

MAN Bengkayang berharap buletin perdana ini menjadi awal dari lahirnya berbagai karya literasi siswa yang berkualitas. Dengan dukungan madrasah dan pembinaan yang berkelanjutan, ekstrakurikuler KIR diharapkan mampu menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan budaya membaca dan menulis, serta mengharumkan nama madrasah melalui karya nyata.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *