
Bengkayang (Kemenag Kalbar) — Tim Kurikulum dan Kesiswaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sekaligus pendampingan pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) di MAN Bengkayang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman guru dan tenaga kependidikan mengenai implementasi KBC serta memastikan pelaksanaan Sulingjar berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan diikuti oleh kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta operator madrasah. Dalam sosialisasi tersebut, Tim Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Kalbar menjelaskan konsep Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pembelajaran yang menempatkan nilai-nilai kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, kepedulian, serta penguatan karakter sebagai fondasi dalam proses pendidikan di madrasah.
Selain membahas implementasi KBC, tim juga memberikan pendampingan teknis terkait pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Pendampingan meliputi mekanisme pengisian instrumen, pemahaman indikator yang diukur, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan madrasah agar pelaksanaan survei berlangsung tertib, objektif, dan sesuai jadwal. Sulingjar diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai kualitas lingkungan belajar di madrasah sebagai dasar penyusunan program peningkatan mutu pendidikan.
Kepala MAN Bengkayang, Ridwan menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Tim Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Kalbar. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada seluruh warga madrasah mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus pentingnya pelaksanaan Sulingjar dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, MAN Bengkayang berkomitmen untuk terus mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran serta mendukung pelaksanaan Sulingjar secara optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
