Jelang OMI 2026, MAN Bengkayang Gelar Simulasi Tingkat MA/SMA

Bengkayang (Kemenag Kalbar) — Menjelang pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat MA/SMA, MAN Bengkayang menggelar simulasi pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium Komputer MAN Bengkayang sebagai bagian dari upaya madrasah mematangkan kesiapan peserta sebelum mengikuti kompetisi.

Simulasi diikuti oleh 12 siswa yang telah dipersiapkan sebagai perwakilan MAN Bengkayang dalam OMI 2026 tingkat MA/SMA. Para peserta terbagi dalam empat bidang mata pelajaran terintegrasi, yaitu Matematika Terintegrasi, Geografi Terintegrasi, Fisika dan Ekonomi Terintegrasi, serta Biologi dan Kimia Terintegrasi. Masing-masing bidang diikuti oleh tiga siswa.

Pelaksanaan simulasi memanfaatkan fasilitas Laboratorium Komputer MAN Bengkayang. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan kesempatan untuk mengenal mekanisme dan alur pelaksanaan OMI sekaligus membiasakan diri mengerjakan soal menggunakan perangkat komputer.

Selain mengukur kesiapan akademik, simulasi bertujuan mengetahui kesiapan teknis peserta. Siswa diarahkan memahami tata cara pengerjaan, mengatur waktu, serta menghadapi situasi kompetisi berbasis komputer dengan lebih tenang dan percaya diri.

Simulasi tersebut merupakan salah satu rangkaian persiapan yang dilakukan MAN Bengkayang. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti bimbingan intensif bersama guru pembimbing pada 1 hingga 5 September 2026. Bimbingan meliputi pendalaman materi, latihan soal, pembahasan, evaluasi, dan penguatan kesiapan peserta.

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi guru pembimbing untuk melihat kesiapan peserta secara menyeluruh. Hasil simulasi dapat menjadi bahan perbaikan dalam memberikan pendampingan menjelang hari pelaksanaan kompetisi pada kompetisi.

Dengan adanya simulasi, MAN Bengkayang berharap seluruh peserta semakin siap menghadapi pelaksanaan OMI 2026. Para siswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga semangat, menjunjung sportivitas, serta membawa nama baik madrasah dalam kompetisi tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *